Studio game dibalik kesukesesan seri game The Witcher, CD Project RED, menunjukkan game terbaru mereka ditambah membuat seorang Keanu Reeves sebagai presenternya. Bukan hanya berakhir sebagai central attention, Keanu Reeves juga ditunjuk untuk menjadi salah satu character deuteragonist didalamnya. Hal ini membuat keterampilan Keanu Reeves di dunia aktor menjadi lebih baik karena memang game ini sangat revolusioner di jagat video game abad ke 21. Karakter dalam bernama Johnny Silverhand adalah karakter yang nyatanya di perankan secara suara dan motion capture oleh Keanu Reeves.

 

Nama Keanu Reeves semakin melambung akhir akhir ini padahal jam terbang dari aktor ini di dunia seni peran memang sudah sangat tinggi sekali. Keanu Reeves starts peran dilayar lebarnya pada sebuah film bergenre drama sport “Youngblood” yang di luncurkan pada tahun 1986. Premise film berlatarkan drama dan kejuaraan NHL Ice Hockey ini faktanya menggunakan ‘jasa’ Keanu Reeves muda yang diberi kerjaan oleh sutradara Peter Markle. Meskipun nyatanya hanya menjadi pemeran sampingan, dia semakin serius bahwa dunia peran film adalah keinginan tujuan hidupnya. Selama ini kita mengetahui Keanu Reeves adalah seorang actor yang terkenal dengan karir Hollywood nya dan kebaikan nya tetapi nyatanya kehidupan personalnya berbeda 180 derajat. Petualangan nya dalam bangun dari keterpurukan nasib berhasil memunculkan inspirasi inspirasi di media mainstream. Keanu Reeves selalu menyatakan secara explicit kalau memang kehidupan pribadi tidak sama dengan apa yang dilihat di layar lebar.

 

Gunakan search engine untuk mencoba mencari berbagai insight kehidupan yang di dasari oleh pengalaman bapak Keanu ini supaya anda tahu hidup memang penuh rintangan. Menurut para kolega dan fans nya sosok Keanu akhir akhir ini tampak berubah menjadi orang yang lebih humble dikarenakan berbagai masalah yang dia lalui.

 

Dua film klasik berjudul The Matrix dan Johnny Mnemonic ialah contoh dari sebagian film Keanu yang berhasil menempatkan dirinya ke pikiran Orang Indonesia. Tema beraroma masa depan dan dibumbui tema dystopia adalah dua kata kunci yang cukup diterima baik oleh penikmat film Indonesia. Pihak game developer mungkin melakukan sesuatu langkah yang tepat karena memilih mas Keanu Reeves sebagai karakter in game berdasarkan pengalaman nya dalam dunia futuristical dystopia.

 

Did you know, Mas Keanu ini pernah melakukan filming dengan seorang aktris kawakan bernama Sandra Annette Bullock dalam sebuah film pemicu ‘adrenaline’ bernama Speed. Film bergenre aksi ini menyuguhkan sebuah cerita inti tentang dengan cara apa kedua actor dan aktris itu harus bisa selamat dalam sebuah bus yang telah di install C4 dan jika kecepatan bus itu menurun bom akan meledak. Berselang kurang lebih dua decade, sebuah pengakuan unik muncul dari dua orang ini. Tahun 1994 adalah tahun perilisan dari film Speed, talkshow terkenal Ellen DeGeneres pernah mengundang mereka berdua tapi di waktu yang berbeda dan mereka berdua mengutarakan bahwa dulunya ketika waktu pengerjaan film mereka saling memiliki perasaan tapi sama sama tidak mau menyatakannya.

 

Pendapat penulis, ingat ini full subjektif, saya lebih prefer film Johnny Mnemonic dan Constantine, sebagai awal pengakuan bahwa actor ini benar benar ada dan hebat tanpa merendahkan quality dari seri film The Matrix atau film dia lainnya. Johnny Mnemonic dan John Constantine adalah 2 karakter di film mereka masing masing yang sangat amat berhasil membuat saya kagum dengan teknologi dan juga buku komik DC begitu juga terhadap sosok Keanu Reeves. Johnny Mnemonic nama karakter sekaligus judul dari film ini mnggunakan tema tentang masa depan yang kuat hubungannya dengan cyber security, implant data storage melalui otak, dll. Jika Mnemonic tentang masa depan maka Constantine menceritakan tentang pekerjaan Keanu Reeves a.k.a John Constantine dalam mengakhiri masalah supranatural yang ingin menyerang bumi.

 

Singkat cerita, kontribusi sosok Keanu Reeves dalam dunia Hollywood sudah tidak di ragukan lagi. John Wick 3 yang rilis di Indonesia mampu membuat nama Keanu di Indonesia semakin terkenal lagi di kalangan anak muda. Di film ini penikmat film benar benar boleh bangga karena sang lead actor beradu tangan di film dengan Martal Artist asal Indonesia yaitu Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman. Aksi Memukau tentu hadir dalam film itu tapi ada additional keunikan lagi yaitu di akhir pertarungan dengan dua Aktor Indonesia itu John Wick menyempatkan untuk bercakap dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Atensi dunia International pun kembali menatap Indonesia karena berbagai serakan pencak silat plus percakapan berbahasa nya tampaknya membuat Indonesia semakin positif.

 

Tags:
About Author: creator