Di event E3 2019 kemarin surprise hadir dari studio game CD Project RED yang memilih Keanu Reeves sebagai anchor proyek terbaru mereka. Di akhir video trailer ternyata Keanu Reeves muncul sebagai salah satu char di game tersebut, sontak saja para audiens melakukan applause menyambutnya. Dengan adanya Keanu Reeves di jagat per video game an bukan hanya pemanis melainkan pemeran karakter, maka daftar panjang filmography Keanu akan semakin panjang lagi. Keanu ‘freakin’ Reeves bukan hanya menyumbangkan suara nya saja melainkan juga menyumbangkan full motion capture atas seluruh fisiknya untuk seorang karakter bernama Jonny Silverhand.

 

Identitas Keanu Reeves akhir akhir ini santer untuk dicari tahu oleh banyak orang karena film John Wick padahal dari dulu dia sudah aral melintang di dunia per Hollywood an. Debut pertama langkah professional sosok keren ini dimulai dengan tayangan layer lebar Youngblood di tahun 1986. Premise film bersetting drama dan pertandingan NHL Ice Hockey ini faktanya memakai ‘jasa’ Keanu Reeves muda yang diberi tugas oleh sutradara Peter Markle. Bukan jadi lead actor, melainkan hanya menjadi seorang pemeran pembantu bernama Heaver, tidak menyulutkan tekad Keanu untuk tetap bekerja di bidang ini. Sosok ini memiliki jenjang karir yang bagus dan muncul tanpa haters sama sekali though kehidupan real nya diluar lensa kamera tidak selancar itu. Momen momen terburuknya acap kali di bahas di beberapa macam platform media. Aktor ini memahami bahwa memang dunia layar sinema dan dunia nyata adalah dua sisi kertas, berbeda tapi masih memiliki hubungan.

 

Coba anda berselancar di web dan temukanlah beberapa pengalaman rintangan hidup dari actor ini supaya anda dapat mengambil hikmah dari keterpurukan seorang actor multi talenta ini. Menurut para teman dan fans nya sosok Keanu akhir akhir ini tampak berubah menjadi orang yang lebih humble dikarenakan berbagai masalah yang dia lalui.

 

Dua judul film Keanu Reeves yang sukses memunculkan penggemar di Indonesia ialah Johnny Mnemonic dan The Matrix. Tema berdasarkan masa depan plus dicampuri tema dystopia adalah dua kata kunci yang lumayan diterima positif oleh penonton film Indonesia. Pihak studio game mungkin membuat sesuatu step yang benar karena memilih bapak Keanu Reeves sebagai karakter in game berdasarkan sepak terjang nya dalam dunia futuristical dystopia.

 

Sebagai informasi tambahan, Keanu Reeves pernah berpartner peran dengan aktris bernama Sandra Bullock di sebuah juduh film berjudul Speed. Film Speed ini mempunyai core plot tentang sebuah bom yang di sematkan pada sebuah bus dan buruk nya mereka berdua berada di dalam bus itu sekaligus harus berpacu dengan waktu untuk me defuse bom nya. Berselang sekitar dua decade, sebuah pernyataan unik keluar dari dua orang ini. Film Speed tayang pada tahun 1994, dalam acara Talkshow Ellen DeGeneres tahun 2019 ini Keanu Reeves bilang bahwa dia punya perasaan terhadap Sandra Bullock, sedangkan Sandra Bullock di talkshow tersebut sebelumnya pernah juga menyatakan kalua dia terpanah dengan Keanu secara romantic way.

 

Menurut penulis, ingat ini full subjektif, saya lebih condong film Johnny Mnemonic dan Constantine, sebagai awal pengakuan bahwa actor ini benar benar exist dan hebat tanpa merendahkan quality dari seri film The Matrix atau film dia lainnya. Johnny Mnemonic dan John Constantine adalah dua karakter di film mereka masing masing yang sangat mampu membuat saya takjub dengan teknologi dan juga buku komik DC tidak terlepas juga terhadap seorang Keanu Reeves. Keanu Reeves berperan menjadi seorang Johnny Mnemonic yang mengharuskan dia untuk mengantar data penting yang di masukkan di otak nya untuk menyelamatkan dunia, suatu cerita yang lumayan memukau di waktunya nya film itu rilis. Dari masa yang sangat futuristis kita langsung berputar ke dunia supranatural keren ala John Constantine yang diperankan oleh bapak Keanu Reeves dan pastinya dia bertugas sebagai investigator supranatural yang harus berjuang menyelesaikan konflik antara manusia dan supranatural.

 

Singkat cerita, pengalaman sosok Keanu Reeves dalam industry Hollywood sudah tidak di ragukan lagi. Dengan dirilisnya nya film John Wick Chapter 3 maka identitas Keanu Reeves lagi lagi semakin banyak terdengar karena memang film nya memukau. Sesuatu yang special setidak nya untuk kita warga Indonesia, di film itu Jonathan Wick di quartal akhir film harus melawan dua orang asal Indonesia yang ahli dalam sebuah Martial Art Pencak Silat yaitu Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian. Film aksi dengan tingkat gore tinggi pasti hadir di chapter ke tiga seri film ini, tetapi, ada tambahan keunikan lagi dimana dialog berbahasa Indonesia terjadi antara John Wick dan dua actor asal Indonesia tersebut. Atensi dunia luar negeri pun kembali melihat Indonesia karena berbagai serakan pencak silat plus percakapan berbahasa nya tampaknya menjadikan Indonesia semakin baik.

 

Tags:
About Author: creator